
INTERNET memang bak pedang bermata dua. Kecanggihan dunia maya ini dapat dimanfaatkan untuk menyejahterakan kehidupan umat manusia. Akan tetapi, internet bisa juga meruntuhkan nilai-nilai dan tingkah laku manusia. Lewat internet manusia dapat berselancar dan memasuki berbagai jenis situs, termasuk situs-situs erotis.
Sisi negatif itulah yang harus diwaspadai terutama generasi muda bangsa ini. Seperti diberitakan beberapa media massa, para ibu begitu cemas mengingat situs-situs erotis telah menjangkiti kalangan pelajar. Bahkan, lebih miris lagi, bocah ingusan yang masih duduk di bangku sekolah dasar pun sudah kecanduan memelototi situs porno yang menyajikan gambar-gambar panas mendidih. Padahal, dalam usia seperti itu, anak-anak biasanya suka meniru apa yang mereka tonton.
Sementara pornografi yang disuguhkan internet sengaja dirancang guna merangsang birahi. Tidak heran kiranya saat melihat tampilan-tampilan pornografis di layar komputer akan terjadi desakan bagi mereka yang mengonsumsinya untuk segera melakukan aktivitas seksual. Singkat kata, pornografi sangat potensial menjadi pornoaksi dalam berbagai bentuknya, antara lain, pelecehan seksual, pemerkosaan, kekerasan terhadap perempuan, perselingkuhan, hubungan di luar nikah dan sebagainya.
Cara mengatasinya kita harus membentengi mental anak tersebut dengan penanaman hal –hal yang religius , pantauan ortu juga penting.serta menjauhkan anak dari kengiinan untuk membuka situs-situs tersebut, serta para pembuat situs juga harus mengerti karena anak- anak merupakan akar bangsa. Apabila akar bangsa rapuh maka bangsa ini akan roboh dan hancur. Maka dengan adanya kompetisi blog yang baik dapat memberikan hal yang positif untuk blog. Seperti yang di adakan oleh mahasiswa FISIKA ITS yaitu lomba blog dan seminar blog



